Senin, 24 Maret 2014

“Kamu harus ingat. Untuk merasakan sembuh harus melewati rasa sakit terlebih dahulu. Jalani saja dengan ikhlas. Karena di sana pulalah ukuran ketakwaan seseorang terhadap khaliknya. Sakit dan sehat itu sesungguhnya adalah ujian. Bukankah seseorang itu dikatakan lulus setelah melewati ujian”

“Selalu ada cahaya sekalipun dalam gelap, jangan takut, jangan melangkah mundur, karena hatimu adalah cahayamu”
“Tidak ada jalan keluar jika kamu tidak memiliki pintu. Tapi jika kamu ketuk hatimu, kamu akan selamat”

Baru satu~


Saya baru melihat satu menara, di sini “Gontor” (Indonesia)
Nah, dalam novel best seller tersebut dicritakan ada 5 Menara yang sangat menarik, bersejarah, serta patut di kunjungi.
Karena saya tak hanya ingin menginjakkan kaki hanya di sini Indonesia.
Insyallah jika Allah mengizinkan saya ingin sekali berkeunjung ke 4 Menara lagi.

Di Amerika, Afrika, Eropa, dan Inggris. Aamiin 

Gontor


Tepat pukul 12 kurang 5 menit..saya menapakan kaki saya di tempat ini. “Gontor”.
Kurang lebih tiga tahun lalu, saya mengetahui pondok ini dari sebuah novel Best seller yang berjudul “Negeri 5 Menara”.
Novel yang dipinjam kan oleh seorang Guru di sekolah saya dulu.
Novel ini memberikan banyak inspirasi bagi saya.
Menyenangkan dan saya membayangkan bisa berada di tempat dalam buku itu.
Dan siang ini, Allah tlah menjawabnya.
Saya berdiri disini.
Tepat di depan Masjid dan di sebelahnya menjulang sebuah menara yang sangat tinggi.
Gontor, semoga suatu saat saya bisa kesini lagi (Entah kapan).
Jadilah  agen pencetak ulama’’ besar yang di Cintai Allah dan Umatnya.

~15 maret 2014~
Lupa itu seperti kehilangan. Ada tapi tak menemukannya. Bersyukurlah dengan kenangan. Tak perlu meminta ingatanmu dilumpuhkan. Yakin saja, sejauh apapun kau pergi, kenangan akan ada ditempatnya.-

Minggu, 09 Maret 2014

Perih


Dunia memang gak semanis yang kita bayangkan.
Terkadang yang terlihat baik, malah memukul dikemudian hari.

Seperti pagi ini.
Seseorang yang dulu hadir secara mengendap-endap dalam hidupku. Kini ia tlah memukul genderang perangnya. Untuk mematahkan sebuah hati.

Allah memang adil. Dia tak pernah menciptakan sesuatu secara sendiri.
Dan paketan senang dihari lalu, tlah terlengkapi dengan kesedihan di pagi ini.

Satu kata saja. Perih..


"MASALAH"

Dari katanya saja sudah "Masalah" tentu akan membuat kita ribet sendiri jika menghadapi satu hal itu.
Masalah, bagi saya semua yang ada di dunia ini bisa jadi masalah.
Masalah, setiap orang punya masalahnya sendiri-sendiri.
Dan mungkin masalah mereka bagi kita itu hal yang sepele, tapi bisa jadi bagi mereka masalah yang ia hadapi adalah masalah yang besar.
Oleh karena itu, janganlah kamu merasa berkecil hati dengan masalahmu.
Jika masalahmu itu Besar.
Katakanlah kepada masalahmu itu, jika Saya punya "Allah Yang Maha Besar"

Jangan bersedih, Jangan Berduka.
Tersenyumlah, Setidaknya senyumanmu dan membuatmu lebih indah.
Bernyanyilah, Setidaknya suaramu jauh lebih Parah dari masalahmu.

Ini kata teman Saya

"Seorang Pria akan berfikir keras untuk mendapatkan pasangan untuk di nikahinya. Namun setelah menikah seorang wanita akan berfikir lebih kuat karena wanita adalah tiang keluarga".